Minggu, 09 November 2008

EFEK RUMAH KACA SEBAGAI PENGERING

Efek rumah kaca yang menyebabkan Pemanasan Global itu atau disebut juga Global Warming dapat merugikan manusia. Hal ini disebabkan akumulasi gas karbon dioksida di atmosfer. Tapi, menahan panas matahari agar tidak segera terlepas kembali ke atmosfer ternyata dapat dimanfaatkan. Salah satunya adalah untuk alat pengering yang efisien, hemat energi dan berkapasitas besar.

Alat ini berbentuk limas segi enam, alasnya terbuat dari seng bersisi 1 meter dan diletakkan di atas tungku terbuat dari semen setinggi 25 centimeter. Ke enam sisi limas terbuat dari plastik transparan berbahan polikarbonat. Panas matahari yang menembus plastik polikarbonat akan ditahan didalam ruangan sehingga semakin lama suhu di dalam maka semakin panas pula.Selain digunakan untuk pengering alat ini juga digunakan untuk memanggang.

Jika kita ingin memanggang masakan atau yang bias dipanggang tidak perlu menggunakan oven karena dibagian dalam tersusun rak-rak dari kawat besi yang dianyam (strimin) yang digunakan sebagai tempat pemanggang. Dibagian bawah juga tedapat kipas yang digunakan untuk meratakan panas didalam ruangan.

Dan dibagian puncaknya terdapat kipas juga yang akan menyedot uap air keluar ruangan untuk menjaga kelembaban didalam alat tersebut. Sementara itu suhu dalam alat pengering bias mencapai 40 hingga 50 derajat Celcius apabila kelembaban relative udara didalamnya mencapai 30 hingga 60%, iradiasi matahari rata-rata 500 watt per meter persegi dan rata-rata suhu lingkungan 30ยบ . (Adit)

Tidak ada komentar: